Riwayat Singkat Perseroan
Perseroan didirikan pada tanggal 9 November 1970, bergerak dalam bidang industri kabel dengan merk SUPREME. Memulai produksi komersialnya pada tanggal 2 Oktober 1972 dengan dukungan teknis dari Furukawa Electric Co., Ltd., Tokyo, Jepang. Perseroan merupakan PMDN pertama yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1982.
Dengan konsistensi usaha, Perseroan saat ini telah menjadi pemimpin pasar pada industri kabel. Komitmen untuk memberikan kualitas kepada pelanggan, Perseroan selalu memberikan prioritas pelayanan dengan mendayagunakan seluruh tenaga pemasaran, penjualan dan pengiriman yang mampu melakukan distribusi ke seluruh wilayah pemasaran.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, antara lain dengan Akta No. 138 tanggal 28 April 1997 dari Notaris Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., mengenai peningkatan modal dasar Perseroan, semula sebesar Rp 225 miliar menjadi Rp 500 miliar. Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-5994-HT.01.04.TH’97 tanggal 2 Juli 1997, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 4305 tanggal 23 September 1997; Akta No.32 tanggal 25 September 2006 yang dibuat di hadapan Notaris Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., mengenai perubahan nama Perseroan dari semula bernama PT Supreme Cable Manufacturing Corporation Tbk (SUCACO) menjadi PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (PT SUCACO Tbk). Perubahan nama tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI dengan surat No. W7-01285 HT.01.04- TH. 2006 tanggal 4 Oktober 2006; dan terakhir diubah dengan Akta No. 3 tanggal 20 Februari 2024 yang dibuat di hadapan Notaris Gatot Widodo, S.E., S.H., M.Kn., mengenai persetujuan pemecahan nilai nominal saham dan persetujuan perubahan Pasal 4 ayat 1 dan ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan. Perubahan tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-AH.01.03-0042847 tanggal 20 Februari 2024.
